Website SMAN 1 Ende

Halaman

Kontak

  • Telp
    (0381)21214
  • Email
    info@sman1ende.sch.id

Layanan Lain

  • Cek Absen Online
  • Kemdikbud
  • Sertifikasi Guru
  • BSE
  • Rumah Belajar

Statistik Pengunjung

Total Pengunjung :
IP address anda : 3.233.242.204

Materi MPLS Kedua

MPLS Kelas X TP 2021 2022 - 13 Juli 2021

Materi MPLS Hari Kedua

 

  • Rangkaian Acara Pembukaan MPLS bagian 1: klik link di bawah ini : 

a) https://www.youtube.com/watch?v=KZbJxSlNHNw

  • Rangkaian Acara Pembukaan MPLS bagian 2: klik link di bawah ini :

b) https://www.youtube.com/watch?v=RRq7wL-Iu2U

1. Wawasan Wiyata Mandala : 

PROFIL DAN VISI MISI SEKOLAH

TUJUAN

  1. Tujuan Pendidikan Menengah

Tujuan pendidikan tingkat satuan pendidikan dirumuskan mengacu kepada tujuan Kurikulum 2013 sebagai  berikut.

  • Mempersiapkan manusia Indonesia agar memiliki kemampuan hidup sebagai pribadi dan warga negara yang beriman, produktif, kreatif, inovatif, dan afektif serta mampu berkontribusi pada kehidupan bermasyarakat, berbangsa, bernegara, dan peradaban dunia.
  • Pada lingkup yang lebih sempit tujuan pendidikan tingkat satuan pendidikan SMA Negeri 1 Ende adalah meningkatkan kecerdasan, pengetahuan, kepribadian, akhlak mulia, serta keterampilan untuk hidup mandiri dan mengikuti pendidikan lebih lanjut.

 

  1. Visi Sekolah

”Unggul Dalam Berprestasi,Berlandaskan Iman dan Perilaku Terpuji ”

      Visi tersebut diberikan indikator sebagai berikut :

  1. Unggul dalam perolehan nilai UN
  2. Unggul dalam melanjutkan pendidikan di atasnya
  3. Unggul dalam berbagai kegiatan kesenian
  4. Unggul dalam berbagai kegiatan olah raga
  5. Unggul dalam aktivitas keagamaan
  6. Unggul dalam kepedulian sosial
  7.  Unggul dalam kegiatan kemasyarakatan
  8. Unggul dalam penguasaan teknologi
  9. Unggul dalam kemandirian penguasaan ilmu pengetahuan.
  10. Unggul dalam tata kelola lingkungan hidup.
  1. Misi Sekolah
  1. Melaksanakan kegiatan belajar - mengajar secara efektif serta kegiatan penunjanguntuk  melancarkan kegiatan belajar mengajar
  2. Menyelenggarakan kegiatan bimbingan dan latihan serta program belajar tambahan
  3. Membina dan mengembangkan kegiatan ekstrakurikuler
  4. Membina disiplin sekolah
  5. Mengembangkan penghayatan terhadap ajaran agama yang dianutnya
  6. Membina dan mengembangkan kegiatan peduli sesama
  7. Membina dan mengembangkan kegiatan kemasyarakatan
  8. Membuka akses belajar kepada siswa dan masyarakat
  9. Mengembangkan akses pengetahuan melalui internet
  10. Mengelola lingkungan sekolah menjadi sekolah hijau dan asri

Tujuan Sekolah

  1. Meningkatkan kualitas dan kuantitas lulusan
  2. Menghasilkan lulusan yang mampu mandiri, terampil , cerdas, yang diterima di perguruan tinggi favorit dan berguna di masyarakat
  3. Meningkatkan kemampuan siswa dalam kegiatan pengembangan diri
  4. Menyediakan pendidik dan tenaga kependidikan yang profesional.
  5. Meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Tuhan yang Maha Esa sesuai ajaran agamanya
  6. Meningkatkan kedisiplinan dalam diri siswa baik disekolah maupun di tengah masyarakat
  7. Meningkatkan kepedulian dalam kegiatan kemasyarakatan
  8. Meningkatkan kesempatan belajar
  9. Menghasilkan lulusan yang menguasai teknologi.
  10. Meningkatkan kepedulian dalam diri warga sekolah terhadap pengelolaan lingkungan sekolah

 

PROFIL SEKOLAH

 

Profil Sekolah

  1. Identitas Sekolah

1

Nama Sekolah

:

SMA NEGERI 1 ENDE

2

NPSN

:

50302621

3

Jenjang Pendidikan

:

SMA

4

Status Sekolah

:

Negeri

5

Alamat Sekolah

:

  1. WIRAJAYA

RT / RW

:

29

/

7

       

Kode Pos

:

86318

 

Kelurahan

:

Kel. Onekore

 

Kecamatan

:

Kec. Ende Tengah

 

Kabupaten/Kota

:

Kab. Ende

 

Provinsi

:

Prov. Nusa Tenggara Timur

 

Negara

:

Indonesia

 

6

Posisi Geografis

:

-8.8362033

Lintang

   

121.6534083

Bujur

         
  1. Data Pelengkap

 

 

 

 

 

 

 

7

SK Pendirian Sekolah

:

0284/0/1975

8

Tanggal SK Pendirian

:

1975-11-27

9

Status Kepemilikan

:

Pemerintah Daerah

10

SK Izin Operasional

:

0284/0/1975

11

Tgl SK Izin Operasional

:

1975-11-27

12

Kebutuhan Khusus Dilayani

:

 

13

Nomor Rekening

:

004 01.03.001965-0

14

Nama Bank

:

BPD

15

Cabang KCP/Unit

:

-

16

Rekening Atas Nama

:

DANA BOS SMA NEGERI 1 ENDE

17

MBS

:

Ya

18

Luas Tanah Milik (m2)

:

16275

19

Luas Tanah Bukan Milik (m2)

:

0

20

Nama Wajib Pajak

:

 

21

NPWP

:

 

  1. Kontak Sekolah

20

Nomor Telepon

:

0381 21214

21

Nomor Fax

:

038122569

22

Email

:

info@sman1ende.sch.id

23

Website

:

http://www.sman1ende.sch.id

  1. Data Periodik

24

Waktu Penyelenggaraan

:

Pagi/6 hari

25

Bersedia Menerima Bos?

:

Ya

26

Sertifikasi ISO

:

9001:2000

27

Sumber Listrik

:

PLN

28

Daya Listrik (watt)

:

14000

29

Akses Internet

:

Telkom Astinet

30

Akses Internet Alternatif

:

Telkom Speedy

  1. Sanitasi

31

Kecukupan Air

:

Cukup

32

Sekolah Memproses Air

:

Tidak

Sendiri

               

33

Air Minum Untuk Siswa

:

Disediakan Sekolah

34

Mayoritas Siswa Membawa

:

Ya

Air Minum

               

35

Jumlah Toilet Berkebutuhan

:

0

Khusus

               

36

Sumber Air Sanitasi

:

Ledeng/PAM

37

Ketersediaan Air di

:

Ada Sumber Air

Lingkungan Sekolah

               

38

Tipe Jamban

:

Leher angsa (toilet duduk/jongkok)

39

Jumlah Tempat Cuci

:

10

Tangan

               

40

Apakah Sabun dan Air

:

Ya

Mengalir pada Tempat Cuci

               

Tangan

               

41

Jumlah Jamban Dapat

:

Laki-laki

Perempuan

Bersama

   

Digunakan

18

13

7

   

42

Jumlah Jamban Tidak Dapat

:

Laki-laki

Perempuan

Bersama

   

Digunakan

5

0

0

   

 

 

 

 

 

 

 

MANAJEMEN SEKOLAH

  1. Konsep Manajemen Berbasis Sekolah

Manajemen sekolah dan manajemen pendidikan mempunyai pengertian yang sama. Masing-masing memiliki persamaan yang sulit untuk dibedakan. Secara khusus ruang lingkup manajemen pendidikan juga merupkan ruang lingkup bidang garapan manajemen sekolah. Demikian pula proses kerjanya melalui fungsi yang sama pula. Organisasi sekolah berjalan karena adanya konsep manajemen yang terstruktur. Manajemen dalam organisasi sekolah sering disebut dengan manajemen pendidikan. Manajemen pendidikan diartikan pula administrasi pendidikan. 

Pada konsep Manajemen Sekolah bermutu, manajemen hubungan sekolah dengan orang tua wali murid diharapkan berjalan dengan selaras dan beriringan. Hubungan yang harmonis membuat masyarakat memiliki tanggung jawab untuk memajukan sekolah. Penciptaan hubungan tersebut akan memberikan gambaran yang jelas kepada masyarakat dan stakeholder. Gambaran yang jelas dapat diinformasikan kepada masyarakat umum melalui laporan kepada orang tua wali murid, kunjungan ke sekolah, kunjungan ke rumah murid, penjelasan dari staf sekolah, dan laporan tahunan sekolah. Melalui hubungan yang harmonis diharapkan tercapai tujuan hubungan sekolah dengan masyarakat, yaitu proses pendidikan terlaksana secara produktif, efektif, dan efisien sehingga menghasilkan lulusan yang produktif dan berkulitas. 

Lulusan yang berkualitas akan terlihat dari penguasaan/kompetensi murid tentang ilmu pengetahuan, keterampilan, dan sikap yang dapat dijadikan bekal ketika terjun di tengah-tengah masyarakat. Berdasarkan fungsi pokoknya, istilah manajemen dan administrasi mempunyai fungsi yang sama, yaitu: 1. merencanakan(planning), 2. mengorganisasikan (organizing), 3. mengarahkan (directing), 4. mengkoordinasikan (coordinating), 5. mengawasi (controlling), 6. dan mengevaluasi (evaluation). 

Adapun Tujuan Manajemen Sekolah Bermutu secara umum, sebagaimana berikut: a. Mutu pendidikan yang berkualitas yaitu melalui kemandirian sekolah dan inisiatif sekolah dalam megelola dan memberdayakan sumber daya yang ada, b. Sinergitas warga sekolah dan masyarakat yang baik dalam penyelenggaraan pendidikan melalui pengambilan Kebijakan bersama, c. Meningkatkan tanggung jawab sekolah kepada orang tua, masyarakat, dan pemerintah tentang mutu sekolahnya, d. kompetisi mutu anatr sekolah yang sehat untuk barometer mutu pendidikan yang sesuai dengan perkembangan saat ini. 

Selain itu, Manajemen Sekolah Bermutu akan memberikan beberapa manfaat diantaranya: a. sekolah dapat menyesuaikan dan meningkatkan kesejahteraan Pendidik dan tenaga pengajar sehingga dapat lebih berkonsentrasi pada tugasnya sebagai pendidik, b. Memiliki keleluasaan untuk pengelolaan sumberdaya dan penyertaan masyarakat dalam berpartisipasi di sekolah, serta mendorong profesionalisme sivitas akademika yang ada disekolah, dalam peranannya sebagai manajer maupun pemimpin sekolah, c. Pendidik didorong untuk berinovasi, d. Rasa tanggap sekolah terhadap kebutuhan setempat meningkat dan menjamin layanan pendidikan sesuai dengan tuntutan masyarakat sekolah dan peserta didik. 

  1. Prinsip Manajemen Sekolah 
  • MANAJEMEN SEKOLAH 

Proses, dalam arti serangkaian kegiatan yang diupayakan kepala sekolah bagi kepentingan sekolahnya. • Segala proses pendayagunaan semua komponen, baik komponen manusia maupun non manusia, yang dimiliki sekolah dalam rangka mencapai tujuan secara efisien • Tujuan manajemen sekolah: guna membantu pencapaian visi, misi, tujuan tahunan dan program-program sekolah.

  • SEKOLAH YANG BAIK 
  1. Model tujuan (model tradisional): pengukuran melalui tujuan-tujuan operasional 
  2. Model sistem (pendekatan proses/multidimensi): konsistensi interal, efisiensi penggunaan dan keberhasilan mekanisme kerja 
  3. Model tujuan-sistem: model parsons (adaptasi, pencapaian tujuan, integrasi dan latensi) dan teori postman&weingartner (fungsi-fungsi esensial sekolah).
  4. Penstrukturan waktu 
  5. Penstrukturan aktivitas yang harus diikuti peserta didik 
  6. Pendefinisian kecerdasan, kemampuan intelektual, prestasi dan perilaku yang baik 
  7. Penilaian 
  8. Pemisahan peran dan tanggungjawab antara guru dan peserta didik 
  9. Supervisi dan pengawasan terhadap peserta didik 
  10. Pertanggungjawaban
  11. Kompetensi lulusan 
  12. Isi (kurikulum) 
  13. Proses pembelajaran 
  14. Pendidik dan tenaga kependidikan 
  15. Pengelolaan 
  16. Prasarana dan sarana 
  17. Pembiayaan 
  18. Penilaian.
  19. Planning (perencanaan) 
  20. Organizing (pengorganisasian) 
  21. Leading (Pengerahan) 
  22. Controlling (Pengawasan)
  • FUNGSI-FUNGSI ESENSIAL SEKOLAH 
  • 8 ELEMEN KOMPONEN DALAM STANDAR NASIONAL PENDIDIKAN 
  • FUNGSI-FUNGSI MANAJEMEN SEKOLAH (Sergiovanni dkk, 1987) 
  • CONTOH KEGIATAN MANAJEMEN SEKOLAH; MANAJEMEN PESERTA DIDIK

Perencanaan 

Pengorganisasian 

Pengerahan 

Pengawasan 

Perencanaan daya tampung

Pengelompokkan peserta didik berdasarkan pola tertentu

Pembinaan kedisiplinan

Pemantauan peserta didik

Perencanaan penerimaan peserta didik baru

 

Pencatatan kehadiran peserta didik

Penilaian peserta didik

Penerimaan peserta didik baru

 

Pengaturan perpindahan peserta didik

 
   

Pengaturan kelulusan peserta didik

 

 

  • CONTOH KEGIATAN MANAJEMEN SEKOLAH; MANAJEMEN KURIKULUM

Perencanaan 

Pengorganisasian 

Pengerahan 

Pengawasan 

Analisis materi pelajaran

Pembagian tugas mengajar

Pengaturan pelaksanaan kegiatan tahun ajaran baru

Supervisi pelaksanaan pembelajaran

Penyusunan kalender pendidikan

Penyusunan jadwal pelajaran

Pelaksanaan kegiatan pembelajaran

Evaluasi proses dan hasil

Penyusunan program tahunan dan semesteran

Penyusunan jadwal kegiatan perbaikan

   

Penyusunan satuan pelajaran

Penyusunan jadwal kegiatan pengayaan

   

Penyusunan RPP

Penyusunan jadwal kegiatan ekstrakurikuler

   

 

  • CONTOH KEGIATAN MANAJEMEN SEKOLAH; MANAJEMEN KETENAGAAN

Perencanaan 

Pengorganisasian 

Pengerahan 

Pengawasan 

Analisis pekerjaan di sekolah

Pembagian tugas guru dan pegawai

Pembinaan profesionalisme guru dan pegawai

Pemantauan kinerja guru dan pegawai

Penyusunan formasi guru dan pegawai

 

Pembinaan karier guru dan pegawai

Penilaian kinerja guru dan pegawai

Perencanaan dan pengadaan guru dan pegawai baru

 

Pembinaan kesejahteraan guru dan pegawai

 
   

Pengaturan perpindahan dan pemberhentian guru dan pegawai

 

 

  • CONTOH KEGIATAN MANAJEMEN SEKOLAH; MANAJEMEN FASILITAS

Perencanaan 

Pengorganisasian 

Pengerahan 

Pengawasan 

Analisis kebutuhan sarana/prasarana sekolah

Pendistribusian sarana/prasarana

Pemanfaatan sarana/prasarana sekolah secara efektif dan efisien

Pemantauan kinerja penggunaan dan pemeliharaan sarana/prasarana

Perencanaan dan pengadaan sarana/prasarana sekolah

Penataan sarana/prasarana sekolah

Pemeliharaan sarana/prasarana sekolah

Penilaian kinerja penggunaan dan pemeliharaan sarana/prasarana sekolah

Perencanaan dan pengadaan guru dan pegawai baru

 

Inventarisasi sarana/prasarana sekolah

 
   

Penghapusan sarana/prasarana

 

 

  • CONTOH KEGIATAN MANAJEMEN SEKOLAH; MANAJEMEN PEMBIAYAAN

Perencanaan 

Pengorganisasian 

Pengerahan 

Pengawasan 

Penyusunan RAPBS

Pengadaan dan pengalokasian anggaran berdasarkan RAPBS

Pelaksanaan anggaran sekolah

Pemantauan keuangan sekolah

   

Pembukuan keuangan sekolah

Penilaian kinerja manajemen keuangan sekolah

   

Pertanggungjawaban keuangan sekolah

 

 

 

2. Bertahan dan Menang menghadapi Covid 19 

Mari bertahan dan menangkan perang terhadap

COVID-19 dengan Protokol Kesehatan 5M

 

 

John Th. Ire

 

 

Verba docent exempla trahunt : Kata-kata mengajarkan contoh teladan akan menggerakkan.

 

Hampir 2 tahun kehidupan kita berjalan tidak sebagaimana biasanya. Kita dituntut untuk mengikuti banyak perubahan. Banyak hal yang harus disesuaikan, ditunda bahkan dibatalkan. Perputaran ekonomi melambat, roda pembangunan menggelinding pelan. Demikian halnya proses belajar mengajar. Tidak berjalan sebagaimana mestinya. Tatap muka menjadi sebuah harapan mahal yang dinantikan dengan rindu. Belajar dari rumah menjadi hal biasa. Banyak yang meragukan tetapi inilah pilihan jalan yang terbaik saat ini.

 

Pandemi covid 19 melanda dunia tanpa kecuali. Penularan sangat cepat. Semua kelabakan korban terus berjatuhan termasuk negara  Indonesia, Provinsi NTT dan Ende kabupaten kita tercinta. Kabar baiknya bahwa jumlah yang bisa sembuh juga banyak namun tidak sedikit yang tidak tertolong. Proses vaksinansi sedang digalakkan untuk membangun imunitas. Demikian halnya berbagai riset terus dilakukan bersama WHO dan masyarakat dunia. Di beberapa negara, termasuk Indonesia, pemerintah membuat pendoman dan protokol kesehatan untuk menghadapi pandemi covid 19 ini.

 

Di negara kita, protokol kesehatan ini dikenal dengan sebutan 5 M untuk membantu pencegahan penularan virus corona yang menyebabkan covid 19.

 

Adapun protokol kesehatan 5M tersebut:

 

  1. Mencuci Tangan

 

Rutin mencuci tangan hingga bersih adalah salah satu protokol kesehatan yang cukup efektif untuk mencegah penularan virus corona. Untuk hasil yang maksimal, disarankan untuk mencuci tangan setidaknya selama 20 detik beberapa kali sehari, terutama saat:

 

          Sebelum memasak atau makan.

          Setelah menggunakan kamar mandi.

          Setelah menutup hidung saat batuk atau bersin.

          Setelah menyentuh sesuatu yang dianggap berresiko penularan.

 

Untuk membunuh virus dan kuman-kuman lainnya, gunakan sabun dan air atau pembersih tangan dengan alkohol setidaknya dengan kadar 60 persen.

 

  1. Memakai Masker

 

Pada awal pandemi virus corona tahun lalu, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan bahwa penggunaan masker hanya direkomendasikan untuk orang sakit, bukan orang sehat. Namun, virus corona jenis SARS-CoV-2 yang merajalela hingga saat ini membuat protokol kesehatan bisa berubah-ubah seiring bergulirnya waktu.

 

Beberapa waktu selang kebijakan WHO di atas, WHO akhirnya mengeluarkan himbauan agar semua orang (baik yang sehat atau sakit) agar selalu menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah.

 

Protokol kesehatan virus corona terkait masker pun semakin digalakkan di beberapa negara. Di Amerika Serikat (AS), Centers for Disease Control and Prevention (CDC), memperbarui pedoman terkait penggunaan masker. CDC mengimbau masyarakat AS harus memakai masker meski berada di dalam rumah pada kondisi tertentu. Menurut CDC, penggunaan masker di dalam rumah perlu dilakukan ketika:

 

          Terdapat anggota keluarga yang terinfeksi COVID-19.

     Terdapat anggota keluarga yang berpotensi terkena COVID-19 karena aktivitas di luar rumah.

          Merasa terjangkit atau mengalami gejala COVID-19.

          Ruangan sempit.

          Tidak bisa menjaga jarak minimal dua meter.

 

  1. Menjaga Jarak

 

Protokol kesehatan lainnya yang perlu dipatuhi adalah menjaga jarak. Protokol kesehatan ini dimuat dalam Keputusan Menteri Kesehatan RI dalam “Protokol Kesehatan Bagi Masyarakat di Tempat dan Fasilitas Umum Dalam Rangka Pencegahan dan Pengendalian COVID-19.”

 

Di sana disebutkan, menjaga jarak minimal 1 meter dengan orang lain untuk menghindari terkena droplets dari orang yang bicara, batuk, atau bersin, serta menghindari kerumunan, keramaian, dan berdesakan. Bila tidak memungkinkan melakukan jaga jarak, maka dapat dilakukan berbagai rekayasa administrasi dan teknis lainnya.

 

Rekayasa administrasi dapat berupa pembatasan jumlah orang, pengaturan jadwal, dan sebagainya. Sedangkan rekayasa teknis, antara lain dapat berupa pembuatan partisi, pengaturan jalur masuk dan keluar, dan sebagainya.

 

  1. Menjauhi Kerumunan

 

Selain tiga hal di atas, menjauhi kerumunan merupakan protokol kesehatan yang juga harus dilakukan. Menurut Kementerian Kesehatan RI (Kemenkes), masyarakat diminta untuk menjauhi kerumunan saat berada di luar rumah. Ingat, semakin banyak dan sering kamu bertemu orang, maka kemungkinan terinfeksi virus corona pun semakin tinggi.

 

Oleh sebab itu, hindari tempat keramaian terutama bila sedang sakit atau berusia di atas 60 tahun (lansia). Menurut riset lansia dengan penyakit kronis memiliki risiko yang lebih tinggi terserang virus corona.

 

  1. Mengurangi Mobilitas

 

Virus penyebab corona bisa berada di mana saja. Jadi, semakin banyak waktu di luar rumah, maka semakin tinggi pula terpapar. Oleh karena itu, bila tidak ada keperluan yang mendesak, tetaplah berada di rumah.

 

Menurut Kemenkes, meski sehat dan tidak ada gejala penyakit, belum tentu dirimu pulang ke rumah dengan keadaan yang masih sama. Pasalnya, virus corona dapat menyebar dan menginfeksi seseorang dengan cepat.

 

Bagaimanakah penerapan, kendala dan strateginya di masyarakat dan sekolah?

 

  1. Penerapan Prokes 5 M di masyarakat dan di sekolah

 

Sambil berupaya vaksinansi menyeluruh dan menanti hasil riset bersama masyarakat dunia kita diminta ikut terlibat aktif.  Tidak ada jalan lain untuk bertahan kecuali dengan sadar menjalankan cara hidup baru sebagai hal yang normal. Pemerintah terus berjuang, masyarakat terus diedukasi agar paham dan ikut serta berjuang untuk bertahan. Tidak ada jalan lain kecuali mentaati Protokol kesehatan Covid 19 baik di lingkungan rumah, tempat kerja, masyarakat maupun di sekolah.

 

-    Aktif mendeteksi suhu tubuh melalui thermogun.

-    Memastikan ketersediaan tempat cuci tangan, handsatyzer.

-    Penerapan aturan tegas untuk selalu memakai masker dengan benar,

-     Menjaga jarak dengan melakukan rekayasa administrasi/ mengatur sift dan melakukan rekayasa teknis/membuat partisi, jalur yang akan dilalui dll.

-    Mengurangi pergerakan baik masyarakat demikian halnya siswa di sekolah misalnya :

membawa bekal, diantar dan dijemput.

-    Mengaktifkan UKS dan bekerja sama dengan Puskesmas setempat.

-    Cari informasi dari sumber yang benar.

-    Cerdas menggunakan internet/media sosial untuk menginspirasi.

-     Setiap berita dan artikel yang diterima : baca, pikirkan, menimbang dan putuskan untuk diteruskan atau hentikan.

 

  1. Kendala penerapan Prokes 5 M di masyarakat dan di sekolah

 

Sungguhpun demikian di tengah perjuangan ini tetap saja ada yang menunggangi untuk berbagai kepentingan.

 

-     Kaum oportunis yang melawan pemerintah yang menginginkan kekacauan yang membangun narasi-narasi sesat dengan menyebarkan hoaks secara luas.  Pemerintah diserang, dokter dan para medis difitnah dan masyarakat yang miskin literasi dibohongi.

-    Sosialisasi yang belum efektif.

-     Perkembangan teknologi yang luar biasa menjadi berkat namun menjadi sumber malapetaka bila salah digunakan. Kekuatan media sosial tidak digunakan sebagai hal yang inspiratif  malah sebaliknya untuk hal yang destruktif.

-     Masih banyak masyarakat kita yang miskin literasi tanpa tanggung jawab tidak lagi berpikir dengan jernih untuk semua artikel dan berita yang diterima. Bahkan kadang tanpa membaca, mencerna dan berpikir langsung meneruskan.

-     Masih banyak yang taat protokol kesehatan karena aturan bukan sebagai sebuah kebutuhan demi keselamatan diri dan sesama bahkan aturan dilanggar dengan sadar

‘sebagai sebuah kebanggan semu’. ( contoh : menggunakan helm dan mengikuti lampu ketika dijaga polisi).

 

  1. Kiat sukses melaksanakan Prokes 5 M.

 

Musuh kita adalah virus yang tidak kelihatan dengan pergerakan yang cepat karena itu harus diperjuangkan bersama.

 

-     Dalam konteks Ende dan NTT harus harus terus membangun kesadaran bahwa fasilitas kita terbatas dan dengan jumlah tenaga medis yang bisa dihitung dengan jari. Karena itu upaya pencegahan harus benar-benar maksimal.

-    Edukasi narasi tentang covid 19 harus lengkap dan jelas.

-    Penegakan aturan dan pemberian  sanksi yang tegas untuk pelanggar prokes 5 M.

-     Cara hidup baru dengan Prokes 5 M ini harus dibangun dengan setengah memaksa untuk menjaga agar kepatuhan pada akhirnya bergerak menjadi kebiasaan.

-     Terus membangun literasi internet. Bermedia sosial secara cerdas : untuk setiap berita dan artikel yang diterima : baca, pikirkan, menimbang dan putuskan untuk diteruskan atau hentikan.

 

Harus terus diingatkan bahwa ‘Perang’ ini hanya bisa dimenangkan oleh RASIONALITAS bukan berandai-andai apa lagi menggunakan rasa seolah-olah.. dan yang kedua adalah TOTALITAS dalam BEKERJA SAMA dengan kesadaran penuh akan kebersamaan antara kita sekalian yang saling mempengaruhi dan melengkapi karena keterbatasan. Jangan hanya ingat diri sendiri. Lihat korban yang berjatuhan, pemerintah yang berjuang, dokter, para medis dan relawan yang kehilangan nyawa demi nyawa yang lain.

 

Kita semua percaya Tuhan dan saatnya Tuhan butuh jemari dan peran kita untuk berjuang menggunakan anugerah terbesarnya AKAL SEHAT/ RASIONALITAS kita. Jangan percaya hoaks.

 

Akhirnya...mari kita lengkapi keterbatasan kita bersama masyarakat dunia. Dengan mentaati protokol kesehatan 5 M. Yakinlah bahwa kita akan keluar sebagai pemenang.

Semoga kita semua tetap sehat dan terus semangat jangan pernah kehilangan harapan. Sebagai masyarakat sekolah ... semoga selalu bisa menjadi Messenger of hope/

Pembawa pesan harapan.

 

Selanjutnya juga bisa dilihat pada kedua link youtube ini. Video KIE ini diposting dalam waktu yang berbeda seiring dengan perkembangan covid-19.

 

https://youtu.be/y7BXUO9lzAU

 

https://youtu.be/UQXGn9RTsHQ

 

 

 

 

Referensi:

Kementerian Kesehatan RI. Diakses pada 2021. 5 M Di Masa Pandemi COVID-19 di Indonesia.

Kementerian Kesehatan RI. Diakses pada 2021. Panduan Pencegahan Penularan COVID-19 untuk Masyarakat

CDC. Diakses pada 2020. Considerations for Wearing Masks

Kompas.com. Diakses pada 2021. Keputusan Menteri Kesehatan RI. Chanel youtube Yasmine Inspire.

3. Perpustakaan :

PERPUSTAKAAN SMAN I ENDE SEBAGAI SUMBER BELAJAR

Feronika H.Bata, S,Pd, Karolina, S.Pd, Hyasinta Lusia Soko, S.Pd,M.Pd

Peningkatan kualitas output pendidikan sekarang ini menjadi tujuan utama pengembangan sumber daya manusia. Manusia adalah pelaku utama pembangunan yang bertujuan untuk mencerdaskan dan memajukan bangsa dalam segala aspek. Peningkatan  output pendidikan harus ditunjang oleh sarana dan prasarana yang memadai sebagai pusat sumber belajar. Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi membutuhkan tersedianya sumber belajar seperti buku, journal, majalah dll baik yang dicetak maupun yang tersedia dalam bentuk digital yang bisa diakses secara online. Sumber-sumber belajar yang dimaksudkan ini sebagian besar tersedia di perpustakaan offline maupun online.

Menurut Lasa (2009:20)perpustakaan sekolah merupakan unit kerja yang menghimpun, mengelola dan menyajikan kekayaan intelektual untuk kepentingan pendidikan, penelitian, pelestarian, informasi dan rekreasi untuk mencerdaskan kehidupan bangsa. Sementara itu Suherman(2009:39) berpendapat bahwa perpustakaan sekolah adalah sebuah jasa yang ditujukan pada semua anggota komunitas sekolah: murid, guru, staf, komite sekolah dan orangtua murid. 

Beberapa defenisi diatas merujuk pada satu fakta yang krusial yaitu peran perpustakaan sebagai sumber belajar sebagaimana diamanatkan dalam Undang-undng  no.2 tahun 1989 tentang sistem pendidikan nasional. Dinyatakan setiap satuan pendidikan jalur pendidikan sekolah  yang diselenggarakan oleh pemerintah maupun masyarakat harus menyediakan sumber belajar. Salah satu sumber belajar yang amat penting yang terdapat di sekolah adalah perpustakaan.

SMAN I Ende sebagai salah satu lembaga pendidikan yang menyelenggarakan proses belajar-mengajar secara formal tak luput dari tuntutan untuk menyediakan sumber-sumber belajar yang memadai. Sarana ini akan membantu siswa maupun guru dan seluruh warga sekolah untuk memperoleh pengetahuan dan keteramplan yang diperlukan. Untuk mengenal lebih jauh gambaran perpustakaan SMAN I Ende, sarana dan prasarana yang tersedia, serta tata tertib yang mengikat seluruh kegiatannya, berikut adalah profil singkatnya.

Profil Perpustakaan SMAN I Ende

  1. PETUGAS PERPUSTAKAAN

Petugas perpustakaan terdiri atas 6 orang yang terdiri atas 4 orang guru yang diperbantukan di perpustakaan dan 2 pegawai perpustakaan.

  1. Jeane Kamagi, S.Pd (Kepala perpustakaan/ Guru)
  2. Getrudis Dince, S.Pd (Guru)
  3. Karolina, S.Pd ( Guru)
  4. Efrina Berenika Tua (Guru)
  5. Aloysius Emanuel (Pegawai)
  6. Masita A. Sabyl (Pegawai)
  1. Jenis dan Jumlah Koleksi 

DAFTAR JUMLAH BUKU CETAK PERPUSTAKAAN

NO

JENIS

RASIO

JUMLAH

(exemplar)

1

Buku teks pelajaran

364  judul

35.070 

2

Buku Pelengkap

183 judul

 3886

3

Buku Penunjang

217 Judul

660

4

Buku Referensi

153 judul

474 

5

Buku Elektronik 

5 judul

83 

 

DAFTAR JUMLAH BUKU ELEKTRONIK 

NO

JENIS

RASIO

JUMLAH

1

Buku Elektronik 

5 judul

83 exemplar

 

REKAPAN BUKU ELEKTRONIK MENURUT KLASIFIKASI

NO

JENIS KLASIFIKASI

RASIO

JUMLAH

1

400 Bahasa

3 judul

59 exemplar

2

500 Ilmu-ilmu Murni

2 judul

24 exemplar

 

REKAPAN KOLEKSI NON FIKSI

NO

JENIS

RASIO

JUMLAH

(exemplar)

1

Buku teks pelajaran

364  judul

35.070 

2

Buku Pelengkap

183 judul

 3886

3

Buku Penunjang

217 Judul

660

4

Buku Referensi

153 judul

474 

5

Buku Bacaan lain

84 judul

195

REKAPAN BUKU REFERENSI MENURUT JENIS

NO

JENIS

RASIO

JUMLAH

1

KAMUS

36 judul

215 exemplar

2

ENSIKLOPEDIA

117 judul

259 exemplar

 

REKAPAN JUMLAH BUKU REFERENSI MENURUT KLASIFIKASI

NO

KODE

KLASIFIKASI

RASIO

JUMLAH

1

000 

KARYA UMUM

4 judul

12 exemplar

2

100

FILSAFAT

   

3

200

AGAMA

2 judul

20 exemplar

4

300

ILMU-ILMU SOSIAL

17 judul

46 exempl

Baca Juga

45 Komentar

Daniela Aprilia Lakawolo

14 Juli 2021

Emanuel jonathan

14 Juli 2021

Skolastika febriani waer

14 Juli 2021

Trimakasih

Eustakia santia resi

14 Juli 2021

Makasih

Gildo de urto wagho woge

14 Juli 2021

Terimakasih

Eugenius Ronda

14 Juli 2021

Hadir

Helena Suwo

14 Juli 2021

Terima kasih.

Claudia ranita mera nai

14 Juli 2021

Terimakasih

Karmelita jeynet dadi soi

14 Juli 2021

Terimakasih

YOSEPH JORDI BILLO

14 Juli 2021

Terimah kasih

WARDAHNIA HAPSARI

14 Juli 2021

Terimakasih

Ricardus Dicky Gisi

14 Juli 2021

Terimakasih

AGUSTINUS CLAUDIO REWU NGGA'A

14 Juli 2021

TERIMA KASIH

Wilhelmina putri sedha

14 Juli 2021

Trimksih Banyk

HILARIUS SOHNERSTEN MUSA WAKA

14 Juli 2021

TERIMA KASIH

Longginus Mario Neto Tadji

14 Juli 2021

STEFANIA SA'O CASENUBE

14 Juli 2021

Terimakasih

Adrianus saputra wangge

14 Juli 2021

Christian R. Kaise

14 Juli 2021

Hadir...

Aldous suka sare

14 Juli 2021

Hadir ibu

Hesti tania kolo wadu

14 Juli 2021

Terimakasih

Maria serapion Gora

14 Juli 2021

Terimakasih

VICTORIANUS ANDIKA MANU

14 Juli 2021

Terima kasih

Andriano Mage Kuju

14 Juli 2021

Terima aksih

Esdat Alensiana Mbura

14 Juli 2021

Terimakasih

Maria novensia epi lengo

14 Juli 2021

Sangat bahik

Maria novensia epi lengo

14 Juli 2021

Sangat bahik

Sebastianus Etgard wasa

14 Juli 2021

Terima kasih

Dwi putri Natasya cindy aurelia

14 Juli 2021

Terimakasih

maria sina alibaba

14 Juli 2021

trimakasih ibu

mansuetus satrio ndae

14 Juli 2021

terima kasih

GUIDO DJAENOV GE GAO

14 Juli 2021

Terima kasih

GUIDO DJAENOV GE GAO

14 Juli 2021

Terima kasih atas informasi dan penjelasannya

Kirstal Amando Sesar Embu

14 Juli 2021

Saulus petu nggesu

14 Juli 2021

Hadir ibu

Lilis Sulistiawati AS

14 Juli 2021

Hadir

Yasinta Oliva Mbu

15 Juli 2021

Terimakasi ibu

Yohanes Christian Do'o

15 Juli 2021

Hadir

Melky pati

15 Juli 2021

Makasi

MIKAEL LEONARD PEWA

15 Juli 2021

Fatma syafitri rike

15 Juli 2021

Terimakasih

GREGORIUS AGUNG ROJA

15 Juli 2021

Hadir

Vinsensa rivaldy mesi

15 Juli 2021

Hadir

Dwi Putri Natasya Cindy Aurelia

15 Juli 2021

Hadir

Modesta faustin ita

16 Juli 2021

Hadir

Kirim Komentar

Nama Anda

Kota

Email

Komentar